Selasa, 15 November 2016

Lebih baik kafir tapi gak korupsi

Selama ini bapak BTP memimpin Jakarta dengan baik, namun tidak serta-merta yang lain pun pasti tidak mampu. Selalu saja slogan "Lebih baik kafir tapi gak korupsi" dielu-elukan oleh teman Ahok. Ini sih sama aja mengecap calon yang laen pasti akan korupsi, menuduh.

Ayo bandingkan dengan bapak Ridwan Kamil dan ibu Tri Risma. Bersama Ahok, tiga pemimpin ini tengah jadi idola. Dipuja-puja oleh warga daerahnya dan juga warga dunia. Ketiganya menorehkan sederetan prestasi dan menyandang predikat bersih. Integritas dan teladan pun dapat dengan mudah kita lihat dari ketiganya. Kapabilitas dan karisma gak usah ditanya. Mereka berhasil menata dan mendidik pegawainya untuk memiliki pola-pikir melayani masyarakat dan menjauh dari KKN, pola-pikir yang sama dengan pemimpinnya.




Namun selain dari tiga pemimpin daerah tadi, masih banyak kok pemimpin yang kinerjanya bagus, memimpin dengan bersih dan elegan. Sayangnya kinerja mereka, terutama pemimpin daerah di luar Jawa jarang tersorot media. Ada juga beberapa pemimpin daerah yang kebetulan muslim dan bahkan ada yang berhijab tersangkut kasus korupsi. Tapi coba lakukan kalkulasi secara statistik, berapa persen pemimpin muslim yang terjerat korupsi. Insya Allah di lain kesempatan, penulis akan paparkan hasil survey kecil-kecilan setelah dapatkan presentase tadi.


Tapi jangan kaget ya, jika angka statistik menunjukkan bahwa pemimpin NON muslim yang korupsi ternyata presentasenya lebih besar dari persentase pemimpin muslim yang korupsi. Kita perlu data real untuk membuktikan logika bahwa "Lebih baik kafir tapi gak korupsi" itu benar atau tidak, silahkan bagi siapa saja (baik teman Ahok, atau bukan) jika sudah punya datanya dapat menghubungi penulis.

Jumat, 02 September 2016

RISNA Photo Chalenge

1. Pastikan elu udah daftar ke kak Ruli wa +62 899-8736-572
2. Ambil foto kece di lingkungan sekitar masjid Assa'adah dan Annajah, boleh dari dalem atau luar, angle mana aja, waktu kapan aja, seterah daah...
3. Upload foto masjid sebanyak mungkin di instagram beri tagar #RISNAPC
4. Pemenang akan dipilih berdasarkan jumlah poin terbanyak
5. Daftar perolehan:
1 poin untuk setiap 💗 di foto peserta
2 poin kalo elu kasih komen di foto peserta #RISNAPC lain (yg punya foto gak dapet poin)
4 poin untuk setiap 💗 dari peserta #RISNAPC lain (peserta yg kasih 💗 gak dapet poin)
10 poin untuk challenge dadakan yg akan diarahkan oleh Kak Ruli
Akumulasi poin tiap peserta akan dihitung 3 hari sekali
6. Atur strategi dan happy narsis gaes!

Selasa, 30 Agustus 2016

Semangat

Tidak sengaja menemukan baju hasil desain sendiri saat dulu masih SMA, baju hijau biasa bermodel koko dengan aksen kotak di kerah dan ujung lengan. Sebuah baju biasa namun mampu jadi umpan yang memancing jutaan kenangan, banyak kenangan dan semangat. Semangat belia yang masih bodoh namun penuh kepercayaan diri, semangat yang sudah lama tidak dirasakan. Dua belas tahun lewat namun semangat itu serasa kembali nyata.

Alhamdulillah sudah banyak milestone yang berhasil dilewati meski banyak juga target masa lalu yang terlanjur gagal, patah arang dan padam. Hadirnya baju hijau ini seolah menjadi percikan, ada gelora tersendiri yang mengelit untuk kembali menjadi khairu ummah. Yang berlalu percuma disesali, ayo ambil kembali arang.

Arang masih bisa berguna jika dinyalakan percikan. Percikan itulah yang ingin ditangkap dalam bentuk catatan, berharap semangat ini tak kembali lepas dan semoga bisa jadi percikan bagi sesama. Bismillah.